Perubahan itu Wajib :)

image

Kalau saya ditanya apa perubahan paling signifikan yang terjadi dalam hidup saya saat ini, saya akan menjawab (sambil berteriak girang), “RUMAH SUSHI!”😀

Bukan rumah Wati, rumah Budi, apalagi rumahnya Ningsih. Cuma ada Rumah Sushi, bukan yang lain. Buat yang ingin tahu Rumah Sushi itu apa, anda bisa klik link ini.

Di rumah yang satu ini, saya rasanya seperti sedang ada di sebuah perjalanan sebagai backpacker (busyet! Apa rasanya backpacking-an di dalam rumah?). Tapi, memang begitu rasanya. Paling tidak, itulah yang saya bayangkan karena saya belum pernah melakukan perjalanan backpacking.

Kalau di rumah beneran saya bisa tidur atau sekadar leyeh-leyeh, di Rumah (dengan huruf R besar) yang ini tidak. Kalau di rumah saya bisa bengong-bengong kayak sapi ompong, di Rumah yang ini tidak. Di rumah, kalau lapar tinggal buka kulkas. Di Rumah, kalau lapar harus buka buku kas. Well, intinya berubah.

Kalau sekarang saya ngomong, “Tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri”, kok rasanya basi, ya? Kita semua rasanya udah pernah denger ungkapan yang satu itu. Dan, kayaknya kita nggak mungkin menyangkal pernyataan itu.

Setiap hari, kita melakukan hal2 yang, sadar nggak sadar, bikin kita berubah. Contoh kecilnya, Makan. Makan adalah proses yang bikin kita berubah, dari lapar jadi kenyang. Plus perubahan-perubahan lain yang terjadi secara tidak disadari, seperti penambahan energi, perbaikan sel tubuh, reaksi pembentukan lemak (apalagi kalo makan kebanyakan), dsb. Mandi juga proses perubahan, dari bau asem jadi wangi. Sebut lagi… Hampir semua yang kita lakukan punya implikasi terhadap perubahan.

Yang jadi masalah adalah: Apakah kita melakukan perubahan itu dengan sengaja atau dipaksa keadaan? Memulai dan menjalani bisnis Rumah Sushi bersama karib-karib saya juga membawa perubahan. Dan jelas, ini perubahan yang disengaja, sekalipun apa perubahannya seringkali nggak bisa saya duga.

Awalnya sih, saya sadar bahwa akan ada perubahan dalam hidup saya. Minimal, dari yang sebelumnya kuliah doang, sekarang ada bisnis yang harus setiap hari diurusin. Yang saya nggak sadar adalah ternyata perubahan yang terjadi sejauh ini. 
Sungguh, perubahan yang terjadi lebih jauh dari apa yang saya duga sebelumnya. Saya ‘dipaksa’ untuk berubah jauh, lebih jauh dan lebih jauh lagi.

Kalau dulu saya duga, kami (saya dan teman-teman) akan memasak, ternyata kami juga membuat resep. Jika dulu saya sangka kami harus belanja, ternyata kami sekarang juga harus melakukan manajemen stok yang rumit. Jika dulu saya kira kami harus belanja, ternyata sekarang kami harus buat financial statement (neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas). Istilah-istilah yang bahkan baru-baru ini saja saya dengar.

Saya adalah orang dengan latarbelakang Komunikasi, tidak pernah sedikitpun terbersit dalam benak saya bahwa saya harus berurusan dengan angka-angka apalagi tabel yang berlapis-lapis. Masalahnya, apakah karena saya tidak menduganya maka masalah itu akan hilang atau kami bisa menghindar? TIDAK.

Satu perubahan akan memicu perubahan berikutnya.

Minimal, sebuah perubahan yang kita lakukan saat ini akan ‘memaksa’ kita untuk melakukan perubahan selanjutnya.

Bagaimana jika kita takut melakukan perubahan itu? Apakah diam bisa jadi solusi untuk memecahkan ketakutan? Jika perubahan akan memicu perubahan berikutnya, apakah diam membuat tidak ada yang berubah? SALAH

Dunia tetap berubah, meskipun anda diam.

Bayangkan anda menjadi batu di pinggir sebuah sungai. Anda diam saja, sementara arus sungai mengalir dengan derasnya. Berdebur-debur di sekitar anda. Anda masih diam saja. Apa yang akan terjadi berikutnya? Anda akan digerus oleh arus! Apakah diam membuat batu tidak berubah? Tidak! Batu itu menjadi makin kecil karena erosi. Batu yang diam itu berubah! Jadi makin kecil hingga akhirnya cuma akan jadi pasir. Itulah yang akan terjadi pada kita yang menolak perubahan.

Mustahil tidak berubah meskipun kita memilih diam saja.

Jadi, kita tidak mungkin menolak perubahan. Yang bisa kita lakukan adalah mengarahkan kemana perubahan itu akan terjadi dengan cara melihat potensi diri sendiri dan kesempatan yang ada.

Tidak ada kesempatan? Tidak mungkin! Karena kesempatan selalu bisa dibuat. Kesempatan akan muncul seiring dengan perubahan-perubahan positif yang kita buat.

I will prepare and some day my chance will come – Abraham Lincoln.

Yang penting bukan kesempatannya. Tapi, mempersiapkan diri untuk kesempatan yang akan datang.

I feel that luck is preparation meeting opportunity – Oprah Winfrey

Beruntunglah orang-orang yang mau berubah, belajar dan mempersiapkan diri karena di sanalah letak keberuntungan. Jadi, nggak salah dong kalau saya bilang perubahan itu WAJIB?

Sukses…🙂

3/7/11
http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

3 Comments

  1. A man’s dream never dies! We shouldn’t worry about being able to achieve our dreams, as long as we have the desire to do it! -Quote

    teruslah melangkah, kelak akan ada banyak yang mengikutimu termasuk orang-orang yang sebelumnya mencibirmu..

    tak perlu menunggu bukti jika mimpi-mimpi orang lain dapat menjadi kenyataan. tapi jadilah bukti itu sendiri!

    karena sukses adalah tentang kesabaran dalam bertahan saat orang lain menyerah pasrah..

    beranilah menjadi kreatif, walaupun artinya dirimu harus terjun bebas saat orang lain melaju perlahan di jalan aman..

    bangkitlah selalu karena harapan selalu ada kawan..🙂

    • Thank you… Thank you…🙂

  2. dulu sy jg nggak bayangin dr kerja kantoran pake mobil terus tiap tgl 25 di atm muncul angka lumayan banyak,tiba2 sy putusin resign bsk hrs ke pasar semua sy jual buat nutupin utang ama modal lho kok bs aneh ya gaji puluhan hutang lebih banyak ya itu td terjebak dg gaya hidup.dl pegang uang gepokan skrg ribuan cuman bedanya ini milik sendiri keluar tenaga ama pikiran sendiri.Dulu kerja masuk jam 7 pulang jam 9 malam ngomel2 eh skrg jam 5 udh kerja plg bs jam 10 malam tp hati seneng lho kok bs ya iyalah kan diambil sendiri untungnya.Dulu jualan nombok ngumpat2 sekarang dibohongi karyawan nyengir doang ya itulah semua dinamika jd pengusaha ya pak.SALAM SUKSES SELALU


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...