Saat Subuh Menjemput

image

Saat subuh menjemput.
Kau sudah harus disini.
Aduk kopimu lekas.
Ini saat bergegas.
Jangan terpana atau merana.
Waktu sudah di ambang batas.
Saat subuh menjemput.
Kau sudah harus berdiri.
Bukan saatnya di peraduan.
Waktu hampir habis, teman.
Kau di tanah tak bertuan.
Tak bisa lagi berjalan pelan.
Saat subuh menjemput.
Kau sudah harus bangun.
Jangan lagi tertidur.
Jangan lagi pulas.
Kau takkan bisa memelas.
Subuh takkan menunggu.
Tak ada waktu lagi untukmu.
Kau harus mulai bergerak.
Karena saat subuh menjemput.
Mungkin itu saatnya maut.

14/2/11
Subuh

*gambar diambil dari http://upload.wikimedia.org/wikipedia/

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...