Tips Pulang Pagi Buta dengan Kendaraan Umum

Menyusul tulisan saya yang sebelumnya, Cerita Angkot Tengah Malam, saya punya beberapa hal yang biasanya saya lakukan jika pulang malam. Semoga sih berguna:

  • Jangan bayangkan bahwa malam hari sengeri itu, biasa saja. Ada survey yang mengatakan bahwa orang yang terlalu khawatir menjadi korban kejahatan justru lebih banyak menjadi korban kejahatan. Logikanya adalah, karena terlalu takut otomatis sikap kita menjadi canggung. Saat sikap kita terlihat canggung, orang jadi terdorong berniat jahat karena orang yang canggung akan terlihat helpless dan mudah diintimidasi.
  • Hindari tempat-tempat yang katanya rawan dan berbahaya. Kecuali anda peneliti atau merasa diri anda pahlawan super pembasmi kejahatan, anda tidak perlu membuktikan bahwa memang benar tempat yang katanya berbahaya itu sungguh-sungguh berbahaya.
  • Hindari tempat yang terlalu sepi dan terlalu gelap. Tetaplah di jalan utama. Jika harus menunggu kendaraan umum, lakukan di tempat yang cukup terang dan ada orang lain, misalnya di dekat warung atau dekat pangkalan ojek. Jika tujuan anda harus melewati tempat sepi dan gelap, sebaiknya minta diantar atau dijemput saja. Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada orang jahat, melainkan juga karena ada kesempatan. Gunakan teknologi yang bernama handphone untuk minta dijemput. Karena itu selalu isi pulsa HP anda bila sering pulang malam. Untuk apa punya HP kalau tidak ada pulsanya? Hehehehehe…
  • Menyambung tips di atas. Sekalipun anda adalah orang terkaya di dunia, jangan coba-coba menggunakan koleksi perhiasan mahal anda saat berjalan kaki malam hari. Untuk apa juga, kan? Anda mau mejeng di depan tukang ojek? Atau anda memang sedang naksir tukang ojek yang lagi mangkal? Kejahatan datang karena ada kesempatan.
  • Berjalanlah dengan tempo cukup cepat dan meyakinkan. Jangan berjalan terlalu lambat seperti pengantin, tapi jangan juga lari tanpa sebab. Nanti bisa disangka maling. Angkat dagu anda, tapi jangan terlalu tinggi. Bisa-bisa anda disangka sakit leher.  Jangan celingak-celinguk seperti orang bingung. Sekalipun bingung, terus saja berjalan dengan yakin.
  • “Isi” mata anda. Tatap segala sesuatu dengan yakin. Jangan melirik atau mencoba melihat dengan sudut mata. Kalau ada hal yang meragukan atau menarik perhatian anda, tatap secara langsung saja. Atau, jangan sama sekali menengok.
  • Senjata? Hmmm… Saya tidak pernah terpikir untuk membawa senjata.
  • Jangan nekat pulang jika memang tidak ada jalur kendaraan yang lewat. Menginap saja di rumah teman atau kantor anda.
  • Ngapain sih keluyuran malem-malem? Kan enakan tidur saja di rumah…

Semoga bermanfaat bagi anda.

Jakarta, 5/8/10

http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

*gambar saya ambil dari http://taufik79.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...