Matahari Bersinar Untukmu

Matahari bersinar untukmu
Seperti ibu
Atau seperti hantu
Yang merajut malam dengan syair dan lagu
Rintihan sendu para pujangga
Nyanyian sunyi para musisi
Yang menangis sedih dalam sepi
Karena lewatlah saat terbaik
Untuk bercerita lewat parwa
Atau berkisah lewat dongeng
Ini kisah terlalu cengeng
Untuk diulang atau direka
Untuk dibaca atau dikata
Karena kata tak pernah cukup
Karena mentari tak pernah redup
Cerita duka untuk sahabat
Cerita cinta tuk pengkhianat
Untuk menangis tak perlu duka
Untuk tertawa tak perlu canda
Cukup pasir dan debur ombak
Dalam gelap dan sinar bulan
Kau bisa berteriak atau berbisik pelan
Karena cerita ini pasti terdengar

Jakarta, 24/11/09
http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...