Sudahlah Pergi

Jangan berkata lagi
Bosan aku mendengar
Jantung degup gemetar
Terbenam aku di garis cakrawala
Senja menelan asa seperti tak terkejar
Tidakkah ombak lari menjauh?
Nelayan mengarung keletik bara matahari
Yang memantul dari kerasnya cahaya
Putihnya hati sekotor darah yang mencecer
Dari nadi yang tercerabut pisau waktu
Urat-urat menjadi jalan bagi nyawa
Yang tak lagi hadir dalam cerita
Panah-panah menghujam hati
Yang sudah mau pergi saja
Dingin api menyala dalam jiwa yang beku
Teman pergi satu per satu
Surga dan neraka tak lagi tampak bedanya
Tersangkut matahari di senja ragu
Ingin berhenti di pangkuan bunda pujaan
Tertidur tenang
Berdoa dalam ketakutan
Merayap menuju angkasa tanpa batas
Jalan sempit teretas
Tergantung di ujung tali seutas
Pergi tanpa bicara
Tak lagi ingin cahaya
Aku ingin gelap saja
Gelap semata

9/6/10

http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...