Kuhabisi Malam

Kuhabisi malam dengan sabetan pedang
Kuhabisi malam tak berkesudahan
Kuhabisi malam gelap temaram
Kuhabisi malam hingga berhenti malam
Kuhabisi kau dengan mata terpejam
Kuhabisi kau tanpa perasaan
Kuhabisi kau hingga akhir jaman
Kuhabisi kau hingga mati perlahan
Kuhabisi kau dari balik kegelapan
Kuhabisi kau dalam malam kelam
Kubiarkan kau mati telanjang
Kubiarkan kau mati mengerang
Kubiarkan kau mati dalam selokan
Kubiarkan tubuhmu hanyut ke lautan
Jangan harap aku kasihan
Usah memohon aku ‘kan datang
Tidak perlu kau hidup lagi
Matilah kau kesakitan
Kugorok lehermu dengan pedang dalam kelam malam dan kubiarkan kau mati telanjang.

9/4/10
http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...