Bayang Pagi Dimakan Matahari

Bayang pagi dimakan matahari

burung terbang tinggalkan tebing terjal

ia ingin sendiri

dalam desah daun dan tingkap awan

dalam terik hari atau embun basah pelangi

menunggu gerimis

menunggu tergelincir cahaya

biar hilang ditelan senja

mati di ujung cakrawala

Burung sepi tinggalkan padang semak

tak ingin dengar suara

keletik bara atau desau angin yang ada

rasa terbawa cerita lama

tak ingin lagi tertawa

ingin diam saja.

Jakarta, 21/03/10

http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...