Mulailah dari Jikalau

Jikalau aku seorang kapiten mempunyai pedang panjang,
terdampar di pantai nyiur yang tenang
Jikalau aku duduk di samping pak kusir yang sedang bekerja,
tertawa dalam duka dan bersyukur dalam lara
Jikalau aku adalah pelangi di langit yang biru,
bercerita tentang cinta di balik langit nan sendu
Jikalau aku adalah cicak-cicak di dinding atau bunyi hujan di atas genting,
terayun dalam derai angin tanpa pernah terbanting
Jikalau kebunku penuh dengan bunga,
kuberlari dan duduk diam di dalamnya
Jikalau aku adalah bulan yang sinarnya sampai ke bintang,
kusampaikan kisahku ke akhir jaman

Tidakkah mimpi tak lebih dari jikalau?
Permainan dalam benak yang bergulir nirwaktu
Kisah yang terukir di atas prasasti batu
Terbaca oleh mata yang cukup terbuka
Atau drama palsu yang disaksikan seorang penonton buta
Disampaikan oleh pendongeng bisu
Didengarkan oleh aku yang tuli
Maka biarkan mimpi jadi mimpi
Seperti jalan yang akan tetap jadi jalan
Karena mimpi akan bertemu jalannya
Seperti ikan bertemu samudranya
Mentari bertemu sinarnya
Gurun bertemu oasenya
Kata bertemu ceritanya
Seorang buta, bisu dan tuli tengah merangkai sebuah cerita
Mulailah dari jikalau
Jikalau aku bisa terbang dan menari,
ku kan pergi jauh tinggi
ke tempat Kau berada

Jakarta, 26/11/09
http://www.wisnusumarwan.wordpress.com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...