Ini Sebenarnya…

Ini sebenarnya sudah ada
Aku sebenarnya sudah di sini
Daun gugur dihela angin
Sementara aku masih berdiri mencari
Saat hati terus saja patah
Sementara hari sudah mulai cerah
Debu beterbangan
Rumput menghunus
Matahari terbunuh
Mati terpuruk tertumpuk abu
Di bawah mata air yang mengalir
Gemericik..
Gemuruh..
Tumbuh..
Tumbang…
Terbang..
Terbentang…
Terhalang…
Terkekang…
Merentang..
Meregang..
Nyawa meregang…
Menunggu datang purnama…
Bulan terkungkung di singgasana…
Aku mati merana…

16 Juni 2009 (9:16)
Apartemen, Kamar

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...