Saya Tidak Tertarik Lagi Pada Penilaian

Sekarang saya tidak tertarik lagi (jika benci rasanya terlalu berlebihan) pada penilaian.

Alasannya sederhana, penilaian (oleh orang lain atau institusi di luar kita) membuat kita berusaha untuk mencapai sesuatu untuk mengharapkan penilaian itu, supaya dinilai baik, dinilai hebat, dinilai mampu. Atau minimal berusaha agar TIDAK dinilai buruk, TIDAK Dinilai tidak baik, TIDAK dinilai tidak hebat dan TIDAK dinilai tidak mampu.

Akhirnya pencapaian yang kita lakukan menjadi sesuatu yang sangat relatif. Menjadi sesuatu yang terjadi seperti sebuah balapan dengan titik finish relatif yang selalu bergerak. Kita mengejar titik finish yang sebenarnya tidak akan pernah finish. Karena bagaimanapun juga ukuran-ukuran yang digunakan untuk mengukur sebuah pencapaian (dari kaca mata orang lain) selalu berubah.

Saya sekarang tidak tertarik pada penilaian…

Saya juga tidak tertarik pada orang-orang yang memberikan penilaian. Apalagi, jika mereka orang-orang yang juga tidak paham tentang apa yang ada sebenarnya. Mereka adalah orang-orang yang sebenarnya tidak pernah paham apa-apa yang tertulis di balik (sekadar) angka-angka, score, IP, ranking, atau apapun yang sebenarnya sama saja. Yaitu, ukuran-ukuran yang sebenarnya bukan alat yang pas untuk mengukur apapun. Apakah angka-angka itu menggambarkan siapa kita? Saya rasa tidak…

Misalnya (maaf, saya sombong), saya mendapat nilai sangat baik dalam mata kuliah Ilmu Politik. Apakah itu menunjukkan sikap positif saya pada politik? Apakah kemudian saya akan jadi politisi? No… Saya tidak suka politik dan saya tidak akan jadi politisi. Itu tidak lebih karena saya membaca. That’s all.

Lantas, bagaimana mungkin (sebagian) dari para penilai itu berkata, “Mau jadi apa kamu, kalau IP kamu aja segini?!”

Lho? Kok, nggak nyambung? Kalau pertanyaannya itu diajukan pada saya. Saya akan menjawab, “Terserah saya mau jadi apa! Apa juga hubungannya sama IP?!”

Bukan maksud saya untuk bilang bahwa nilai tidak penting. Lebih jauh dari itu, kita juga perlu membuat sebuah standar penilaian yang tepat. Mungkin, suatu saat nilai atau IP akan menentukan, namun masa depan TIDAK hanya ditentukan oleh IP.

Saya punya seorang teman yang IPnya tidak terlalu tinggi. Dibawah 2,5! Apakah dia orang yang bodoh? TIDAK! Dia sangat pintar! Bulan Agustus ini (sekarang bulan April) ia akan berangkat ke Finlandia untuk mengambil gelar MASTER, atas beasiswa pemerintah di sana dan draft penelitiannya telah disetujui untuk diwujudkan. Lucunya, aplikasi beasiswanya telah berkali-kali ditolak oleh lembaga-lembaga di INDONESIA!!! Bayangkan, negaranya sendiri menolak dia, dan ternyata dia malah dilirik oleh pemerintah asing! 

Jujur, kadang saya tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh orang-orang yang gemar membuat penilaian itu!

Salahkah jika seseorang lebih memilih untuk berkonsentrasi pada hal yang ia yakini akan mempengaruhi masa depannya, dibanding harus terkungkung pada penilaian sebagian kecil orang yang ternyata juga tidak cukup capable untuk membuat penilaian?

Salahkah teman saya yang lebih berkonsentrasi di Band-nya dibanding harus memelototi slide dosen yang ia tidak lihat apa hubungannya dengan masa depannya? Salahkah teman saya yang lebih memilih untuk menenteng kamera kemanapun dan jeprat-jepret dibanding harus duduk di kelas dan mendengar kuliah yang ia tidak mengerti tentang bagaimana hal itu bisa meningkatkan kualitas hidupnya? Salahkah jika saya jadi tidak peduli pada penilaian-penilain itu? Karena toh, apa yang yang terjadi di masa depan saya adalah hasil dari perbuatan saya dan tidak hanya tergantung pada penilaian-penilaian itu.

Jadi, berbuatlah…

Apapun nilainya, berbuatlah…

1 Comment

  1. likeable answers i like it


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...