Tentang Pelangi

Lihatlah ke luar sayangku
Ada pelangi di angkasa
Pelangi dengan warna mempesona
Seperti matamu atau hati yang sendu
Lihat ke luar sayangku
Biar matamu melihatnya
Agar kelak bisa kau ceritakan pada dunia
Tentang pelangi yang terukir di angkasa
Lewat angin berbisik
Jangkrik berderik
Nyala membara
Atau sekedar lewat sebuah doa
Bahwa pernah suatu ketika terukir sebuah pelangi di angkasa
Pelangi indah yang bisa bercerita
Katakan pada mereka bahwa kau melihatnya sendiri
Dan mendengarnya menyampaikan berjuta cinta
Cinta yang pedih
Cinta gembira
Atau cinta yang bersemayam di hati saja
Katakan pada mereka sayang
Bahwa pelangi itu melayang dari khayangan
Membawa cerita indah bayang-bayang
Tentang mimpi dan sebuah hati
Hati yang menangis sore ini
Hati yang gerimis
Dan hati yang teriris-iris
Sekali lagi lihatlah pelangi sayangku
Katakan sayang, tentang ayahmu
Ayah yang mengajarkanmu
Tentang pelangi
Dan bagaimana melukiskannya dalam hati

Jakarta sehabis hujan deras tanpa pelangi
7 September 2007 (19:33)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...