Apa Karena Pasrah, Ya?

Hari ini, entah mengapa punya rasa yang beda…

Tadi pagi saya hendak berangkat untuk survey bareng temen-temen ke sebuah koperasi susu di lembang… Namun, kami rada-rada kurang persiapan… Alhasil, saya ragu untuk berangkat… Tapi entah kenapa, salah satu teman saya ngotot untuk tetap berangkat. Ya sudah… dengan pasrah saya berangkat… Dalam pikiran saya, kalau survey ini tidak maksimal, ya minimal kami bisa senang-senang…. Tidak ada rencana apapun… bahkan yang pada awalnya berencana membawa kamera pun, ternyata tidak terlaksana.

Ya sudah… berangkatlah kami begitu saja…

Entah mengapa, mungkin pasrah memang membawa keberuntungan (sya tidak terlalu suka kta “keberuntungan, karena seakan-akan. kita kurang kemampuan). Ternyata, apa yang kami dapatkan justru lebih banyak daripada yang direncanakan. Dengan kurangnya persiapan kami tidak berani berharap banyak bahwa survey ini membawa manfaat. Tapi…. alhamdulillah… kami mendapat lebih dari pada yang kami harapkan…

Apa ini karena pasrah?

1 Comment

  1. Menurut gua, pasrah gpp, asalkan kita udah berusaha semampu dan sebaik yang kita bisa mas Wis. Nah, sekarang untuk hal diatas, apa mas Wis udah berusaha sebaik mungkin? Kalau belum, mungkin emang keberuntungan yang datang kepada kita. hehehe =)


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 9 other followers

  • Today’s Quote

    When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way (Wayne Dyer)

  • Categories

  • Soundless Voices by Wisnu Sumarwan

    Inilah blog saya yang sederhana. Lewat blog ini saya hanya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tentu saja saya hanya manusia biasa yang memungkinkan banyak terjadi kesalahan. Saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Welcome to the journey of soundless voices. Thank you...