
Aku ingin buat pesta
Bingar nian oleh tawa
Kau, dia dan mereka bisa bicara
Bertukar mata
Bertukar kata
Berbagi bahagia
Berbagi cerita
Tertawa
Kita bersama
Seakan aku ada
Aku ingin buat pesta
Bergelas kopi, teh, limun atau soda
Salad, ayam, ikan, daging atau apapun yang kau suka
Balon, badut, mercon dan bunga
Peluk dan senda
Itu waktu bercanda
Layaknya aku ada di sana
Aku ingin buat pesta
Di tanah lapang dengan tenda
Kau, pakaian dan senyum terbaik yang kau punya
Kau di sana
Naik mobil, motor, sepeda atau jalan kaki saja
Karena kau akan mendengar
Musik, lagu, puisi dan atau prosa
Kau mendengarnya dengan gembira
Seakan aku mendengarnya
Aku ingin buat pesta
Bukan karena perpisahan
Itu perayaan atas pertemuan
Tangan terangkat ke udara
Lalu seseorang berkata
Salut!
Salutlah tulus pada waktu
Berdoa kita lewat sang bayu
Wahai, kawan…
Tersulang gelas persahabatan
Rasakan tanganku di pundakmu
Rangkul eratku di punggungmu
Seakan aku menyentuhmu
Aku ingin buat pesta
Saat aku tak lagi bicara
Karena itu giliranmu berkata
Saat tanah menutup aura
Mawar dan tulip ditebar ke udara
Tiada sedih dan air mata
Kau melangkah dengan bangga
Melangkah dengan syukur
Bahwa kita,
kau dan aku adanya
Pernah ada di jalan yang sama
Bahwa aku pernah menyelinap masuk dalam hidupmu
Seperti lagu-lagu yang saat itu mengingatkanmu padaku
Aku menyanyikannya untukmu
Aku ingin kau tetap berpesta
Saat aku telah pergi
Saat aku tak lagi bisa di sini
Saat tiada tempat berdiri
Aku ingin kau bahagia kala itu
Kau tersenyum menatap ukiran namaku
Bersyukur bahwa aku pernah ada
Aku pernah punya arti
Kita pernah berbagi makna
Meski kali itu aku tak lagi ada
Jakarta, 19/9/11
Subuh
http://www.wisnusumarwan.wordpress.com
Gambar diambil dari : http://www.karenwinters.com/blogimages/garden-party-2009-b.jpg
Leave a Comment
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI








